
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta
Assalamualaikum Wr. Wb! Halo semua!
Kami berlima, Mardiyya Amalia Jauhar, Nazaliah Yusma Zahrani, Sahda Adristi Ginting, Alya Paradisa Kautsari dan Rabiatul Adawiyah mahasiswa pertukaran dari Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka yang berkesempatan kuliah satu semester di kampus swasta kece di Yogyakarta, yaitu Universitas Islam Indonesia. Selama satu semester, kami menjadi “anak kos” di Yogyakarta, kota yang terkenal dengan gudegnya, suasana belajarnya, dan harga makanannya yang terjangkau. Melalui tulisan ini, kami ingin menceritakan perjalanan kami, dari suasana kelas, teman baru, sampai jalan-jalan. Yuk, ikutin keseruannya!
Begitu pertama kali menginjakkan kaki di kampus, kami langsung disambut dengan bangunan yang rapi, luas sekaligus fasilitas yang lengkap, dan gedung tempat kami belajar ternyata gabung dengan Fakultas Kedokteran. Di setiap lantai terdapat dispenser, bahkan bisa lebih dari tiga yang jadi penyelamat untuk isi ulang botol minum kami. Ruang kelas di sini luas dan nyaman, lengkap dengan proyektor dan mikrofon di setiap kelas untuk menunjang pembelajaran. Terdapat berbagai laboratorium, seperti laboratorium observasi dan wawancara 1 dan 2, laboratorium individual yang digunakan untuk konseling serta laboratorium lainnya yang membuat proses belajar semakin aplikatif dan menyenangkan.
Pembelajaran di sini terasa cukup santai, dengan timeline yang sedikit lebih lama dibandingkan di UHAMKA. Hal ini membuat kami punya waktu lebih untuk mencerna materi dan berdiskusi. Teman-teman yang kami temui pun beragam, bahkan ada yang berasal dari luar pulau Jawa, sehingga suasana belajar terasa lebih berwarna. Selain itu, kami ingin memberikan apresiasi untuk pihak akademik kampus yang super responsif dalam membantu mahasiswa. Setiap ada kendala, baik akademik maupun administrasi, responnya selalu cepat dan solutif. Selama satu semester ini banyak sekali event seru yang diadakan, mulai dari seminar, pelatihan, sampai talkshow inspiratif yang menghadirkan narasumber hebat di bidangnya. Selama di sini, kami tidak hanya belajar di kelas tetapi menjadi perwakilan kampus dalam International Student Conference.
Di Jogja sendiri punya vibes yang unik yaitu slow living, penuh kehangatan, dan jauh dari hiruk pikuk seperti Jakarta yang identik dengan kemacetan, polusi, serta semua yang serba cepat dan terburu-buru. Perbedaan ini membuat kami lebih menikmati setiap proses dan momen yang ada. Kami juga tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menjelajahi kota Jogja. Dari wisata budaya, kuliner, hingga spot-spot Instagramable, semuanya kami kunjungi di sela waktu kuliah, dan rasanya setiap sudut Jogja punya cerita dan keindahannya tersendiri. Satu semester di kampus ini tidak hanya memberi kami ilmu, tapi juga kenangan manis yang akan selalu kami ingat. Terima kasih, Yogyakarta, untuk setiap pelajaran, dan pengalaman berharga. Dan tentu saja, terima kasih untuk kampus kece ini yang sudah jadi rumah kedua kami. Serta, terima kasih kepada UHAMKA yang telah menyelenggarakan program pertukaran ini, sehingga memberikan kami kesempatan untuk meraih berbagai pengalaman, kenangan indah, dan juga pengetahuan baru.




