Back

Profil Lulusan

1. Komunikator Wawasan Keislaman

Sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah, UHAMKA mempunyai peran sebagai penerus dakwah Muhammadiyah melalui pendidikan. Nama HAMKA yang terkenal sebagai komunikator (pendakwah) dan memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan nilai Islam dengan aspek lain, seperti sastra, perlu menjadi semangat untuk mencetak alumni Psikologi UHAMKA. Nilai Islam yang merupakan nilai yang universal tetap dapat menjadikan lulusan sebagai komunikator wawasan keislaman di semua sektor kehidupan sehari-hari.

2. Asisten Peneliti Bidang Psikologi

Berdasarkan keputusan AP2TPI, Profesi Psikolog ditempuh melalui program magister profesi. Adapun lulusan sarjana psikologi dapat berperan sebagai tenaga yang membantu psikolog dalam melaksanakan tugas dengan tetap mengedepankan nilai-nilai islam

3. Konsultan SDM dalam bidang pendidikan, sosial, dan industri-organisasi

Berdasarkan izin pendirian program studi Psikologi dengan jenjang Sarjana (S1), maka lulusan Psikologi UHAMKA harus mampu menjadi ilmuan Psikologi, begitu juga dengan komunitas Psikologi di Indonesia dan di dunia. Maka lulusan Psikologi UHAMKA harus dapat sejajar dengan Psikologi di tempat lain. Sesuai dengan semangat integrasi yang menjadi kekhasan Psikologi UHAMKA maka perlu dicetak lulusan yang mampu melakukan penelitian yang mengintegrasikan nilai Islam dengan dengan Psikologi.

4. Tenaga Konsultan SDM (Pendidikan, Sosial, Industri/Organisasi)

Mahasiswa Psikologi UHAMKA merupakan calon pekerja dalam bidang pengembangan SDM. Psikologi UHAMKA perlu mencetak lulusan yang siap kerja dalam organisasi atau perusahaan tertentu atau bekerja secara mandiri dalam bidang ini. Termasuk hasil penelusuran terhadap lulusan Psikologi UHAMKA yang memang banyak bekerja dalam bidang pengembangan SDM. Terkait dengan integrasi nilai Islam, Psikologi UHAMKA juga menjadi pencetak lulusan yang siap kerja pada lembaga yang berorientasi keislaman, seperti: yayasan pendidikan islam. Selain itu berdasarkan hasil tracer study ditemukan bahwa implementasi nilai islam yang tercermin dalam perilaku kerja alumni.

5. Konselor

Lulusan Psikologi UHAMKA merupakan individu yang akan hidup dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat sekitar dengan demikian Psikologi UHAMKA perlu menyiapkan lulusan untuk siap membantu mengatasi masalah kejiwaan ringan baik masalah individu atau kelompok. Dengan demikian, lulusan Psikologi UHAMKA yang bekerja di rumah bersama keluarga tetap dapat mengembangkan ilmunya. Tidak semua lulusan Psikologi UHAMKA menyatakan bekerja di luar rumah, beberapa juga memutuskan bekerja dirumah. Dengan mengintegrasikan nilai islam maka diharapkan lulusan Psikologi UHAMKA mampu menerapkan proses konseling islami sesuai dengan karakter dan kebutuhan klien.

6. Enterpreneur

Adanya iklim kreatif dan peluang usaha yang besar, maka psikologi UHAMKA perlu mencetak lulusan yang siap mandiri dengan membuka lapangan pekerjaan yang bergerak dalam bidang Psikologi. Hal ini juga didasari tingginya kebutuhan entrepreneur di Indonesia serta beberapa lulusan Psikologi UHAMKA juga menyatakan ada yang bekerja sebagai entrepreneur. Diharapkan lulusan Psikologi UHAMKA dapat mengintegrasikan nilai-nilai islam dalam aktivitas mengelola orang dan usaha.

Rajaindo, Hahabola, https://epusluh.bppsdmp.pertanian.go.id/2024/, https://epusluh.bppsdmp.pertanian.go.id/portal/public/uploads/thai-gacor/, https://lsp.unisba.ac.id/berita/