Kurangnya Ibadah Bukan Penyebab Bipolar
Oleh : Selma febrianti (mahasiswa psikologi Universitas Muhammadiyah Prof.Dr Hamka)
Bipolar adalah salah satu jenis gangguan perubahan mood yang sangat ektrim dan berulang. Dari fase mania (bahagia) ke fase depresif (sedih),begitupun sebaliknya. Dan sangat menganggu aktivitas setiap individu . Penderita Bipolar dia mempunyai resiko bunuh diri jika tidak mendapatkan treatment yang tepat.
Mania adalah suatu keadaan dimana rasa Bahagia yang berlebihan, perhatian dan pikiran mudah teralih.Sedangkan Depresif adalah keadaan emosional sedil yang sangat mendalam,perasaan bersalah ,dan merasa hidupnya tidak bermanfaat lagi.Sehingga bisa dapat merusak hubungan sosial dan menurunkan kinerja dalam bekerja.bipolar memiliki beberapa type.1)Bipolar type 1 adalah pada saat episode mania sanagt parah .2)Bipolar type 2 adalah pasa saat episode depresif dibarengi dengan hipomanik yang terus berulang.
Ibadah merupakan suatu ketaatan yang dilakukan dan dilaksanakan sesuai perintah-Nya, merendahkan diri kepada Allah SWT .Ibadah yang umat muslim lakukan diantaranya: shalat, puasa,zakat,haji,dan berjihad.Adapun ibadah lisan dan hati diantaranya:dzikir,membaca Al-Qur’an,mengucap syukur.
Di zaman sekarang seringkali kita melihat remaja di media sosial banyak melakukan selfdiagnos. Kebanyakan mereka mengaku mempunyai mental illness seperti bipolar,hanya karena ingin mendapatkan perhatian orang lain. Seharusnya bipolar bukanlah hal yang bisa di banggakan,dimana banyak penderita yang terdignosis oleh psikiater,mereka ingin sembuh. Biasanya orang yang terdiagnosis bipolar itu mereka merasakan gejala yang cukup lama.Mereka takut bilang ke orang tua maupun temen dekatnya, takut dianggap minta perhatian, dan juga sering dianggap kurang iman.
Padahal kurangnya iman dan gangguan bipolar itu berbeda,tidak ada kaitanya sama sekali.Apalagi orant tua seringkali bilang kalau anak nya kurang iman atau kurang ibadah, bahkan ada yang sampai di bawa buat ruqiah .Selain orang tua ,lingkungan sekitar juga sering membuat stigma negative tentang bipolar,dan membuat si penderita malu untuk melakukan pemeriksaan ke ahlinya.
Iman yang rendah bukan penyebab depresi,tetapi depresi bisa menyebabkan seseorang mengalami penurunan dalam beribadah. Karena tergangguanya aktivitas yang disebabkan oleh depresi.
Ada dua cara depresi memengaruhi Iman
- Rentan terbujuk rayuan setan
karena orang yang depresi biasanya otak bekerja lebih lambat dan sulit untuk dikendalikan .dan pikiran selalu dipenuhi dengan hal hal negative,dan di situlah sentan menerobos masuk kedalam pikiran untuk menyuruhnya agar tidak melaksanakan ibadah.
- Menurunya kuantitas dan kulaitas ibadah
Ketika seseorang mengalami depresi, dia akan merasakan rasa malas didalam hidupnya,dan tidak punya banyak energi untuk menggerakan badanya. Karana yang dia lakukan Ketika depresi biasanya berdiam diri di atas Kasur sambil memeikirkan hal yang negative.oleh karena itu jika dia tidak memiliki energi banak untuk bangun aja malas apalgi buat melaksanakan ibadah yang mengharuskan mengambil wudhu terlebih dahulu. Jika dia terus terusan seperti itu,dia akan semakin menjauh dari Alla STW.
Referensi
Jurnal Riset Agama (2022) 2(1) 53-67, : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol.4 No.2 Juli 2021 146-147,


