Menenangkan Diri Untuk Menghindari Depresi Menurut Islam
Oleh:
Endah Khairun Nisa
Fakultas Psikologi, Universitas muhammadiyah Prof. Dr. Hamka
Sering kali gejala depresi tidak disadari oleh penderitanya. Hal ini menyebabkan gejala pada penderita depresi semakin memburuk. Banyak dari mereka yang tidak tahu bagaimana cara untuk mengatasi dan bangkit dari depresinya. Sebenarnya ada beberapa cara yang dapat dilakukan pada penderita secara mandiri untuk bangkit dan melawan depresinya. Salah satu contohnya adalah
“Kami berfirman: turuunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran (“khauf”) atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati (“huzn”)”. (QS Al Baqarah: 38)`
Depresi merupakan keadaan yang dapat dialami semua orang tanpa terkecuali. Kondisi yang dominan dalam seseorang yang mengalami depresi adalah emosi yang berlebihan seperi susah, sedih, merasas tidak bahagia, tidak memiliki semangat hidip.
Dalam islam, sebagai seorang mukmin yang taat diberi kekuasaan untuk berusaha melakukan pengobatan atas ujian ringan atau berat yang sedang dialami agar memperoleh ketulusan, kesembuhan, dan bebas dari penderita. Sebagaimana jaminan Allah yang tertera dalam surah Al-Asyra ayat 6-7 yang artinya “karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, maka apa bila kamu udah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. Cara mengatasi depresi menurut agama islam adalah :
Selalu berdoa demi pemulihan kesehatan mentalnya
Memohon pertolongan dari Allah melalui salat dan berlaku sabar
Meneguhkan keyakinan bahwa hanya Allah lah yangg berkuasa memberi penyakit, cobaan/ujian dan Allah pula lah yang akan menyembuhkannya
Doa agar hati lebih tenang
Dalam kkeadaan tertentu, seseorang dapat mengalami tekanan. Baik karena berselisih dengan orang lain, atau masalah-masalah lainnya yang cukup menganggu pikiran. Ini dapat berdampak pada kondisi psikologis seseorang. Saat berada dalam kondisi ini, dianjurkan untuk terus mengingat Allah SWT. Selain itu juga dapat dengan membaca doa yang termuat dalam Alquran surah Ar Rad, ayat 28.
“Alladziina aamanuu watathmainnu quluubuhum bi dzikrillaahi tathmainnul quluubu.”
Artinya:
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan menginggat Allah-lah hati menjadi tentram.”
Gejala dan tanda-tanda pengidap depresi
Mudah menangis
Mudah marah atau sensitif
Selalu merasa kelelahan dan hilang tenaga
Merasa putus asa, rendah diri, dan tidak berguna
Timbul pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri
Selalu merasa cemas dan khawatir yang berlebihan
Ada juga beberapa cara untuk menghindari depresi, antara lain: Hindari kebiasaan menyendiri dengan mencari kesibukan lain atau healing. Buat hidup lebih sederhana dengan membuat perencanaan jangka pendek dan panjang. Beroahraga secara teratur, minimal 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit.
Menyenangkan diri sendiri seperti, menjalankan hobinya, jalan-jalan bersama keluarga, berbagai cerita kepada orang tua, kalau sedang ada masalah sebaiknya bercerita kepada orang tua, kalau malu cerita sama orang tua bisa juga sama teman ataupun sahabat dekat. Cara seperti ini lebih sering kita lakukan supaya kita terhindar dari depresi atau gangguan jiwa. Orang yang depresi bisa kalau dia putus aja bisa aja melakukan hal-hal yang mengerikan seperti : bunuh diri, menyakiti diri sendiri.
Referensi
o Journal of Holistic Nursing and Health Science 3 (2), 2020
o Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2018
o Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa 5 (2), 347-358, 2022


