Kegiatan Mahasiswa

DESKRIPSI KEGIATAN

            Definisi komunitas adalah sebuah struktur interaksi sosial yang terdiri dari berbagai dimensi fungsional yang ditandai dengan adanya hubungan timbale balik dan saling menguntungkan (Soenarno:2002). Arti komunitas adalah kelompok sosial yang mempunyai habitat lingkungan dan ketertarikan yang sama dalam ruang lingkup yang lainnya (Wenger:2002).

Pengertian komunitas adalah sebuah identifikasi dan interaksi sosial yang dibangun dengan berbagai dimensi kebutuhan fungsional (Soenarno:2002). Jadi dapat disimpulkan bahwa komunitas adalah kelompok sosial yang terdiri dari beberapa individu yang mempunyai hobi, bakat, dan tujuan yang sama namun tidak mempunyai aturan dan struktural yang baku.

PETALOGIKA adalah salah satu komunitas yang dinaungi oleh badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) psikologi Uhamka Khususnya bidang limqa yqqaitu SENBUDORA (Seni Budaya dan Olahraga). PETALOGIKA atau Pegiat Alam Psikologi Uhamka adalah komunitas yang didirikan pada tanggal 02 Oktober 2012 pukul 02:00 WIB di Ciracas. PETALOGIKA ini didirikan oleh enam orang pendiri yaitu Muhammad Fadil, Satrio Nurjihat Fisabilillah, Muhammad Agung Nugroho, Ahmad Mubarok, Bima Putra Jaka Gupita, Haries Mahrum.

Perkembangan kehidupan manusia di zaman ini yang serba modern ini semakin menunjukkan bahwa pola hidup terus sesuai dengan tautan zaman, dimana manusia telah meninggalkan adat dan kebudayaan yang menjadi roh dalam tatanan masyarakat bangsa Indonesia. Kebudayaan Indonesia umumnya sudah digeser dan diganti oleh kebudayaan dan gaya barat yang secara busana dan berpenampilan vulgar. Ini adalah salah satu contoh dimana kebudayaan itu terkikis mulai dari segi penampilan sehingga bergeser ke adat istiadat yang menjadi kebiasaan, sampai pada segi kuliner.

Salah satu cara yang kita lakukkan untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam mempehankan adat dan budaya yang ada diindonesia adalah denan diadakannya kegiatan refreshing massal (REMAS) yang bertemakan “Mengenal lebih dekat kesepuhan Ciptagelar bersama PETALOGIKA” acara ini dilaksanakan pada hari jum’at sampai minggu pada tanggal 1 sampai 3 Desember 2017 yang bertempat di kampung Kesepuhan Ciptagelar rt 02/rw07 Desa sinar resmi kec. Cisolok kab. Sukabumi prov. Jawa Barat.

Tujuan kita mengadakan acara ini untuk mewadahi Mahasiswa/I fakultas Psikologi UHAMKA dalam acara PETALOGIKA, memperkenalkan kebudayaan yang ada di Ciptagelar dan menciptakan rasa cinta dan kepedulian terhadap kebudayaan yang ada di Indonesia. Bentuk kegiatan yang telah kita buat ada fun learning, Education, outbond, quality time.

Fun Learningdan outbond disana kita dapat berbaur dengan anak-anak yang ada di Ciptagelar, kita bisa melihat canda tawa mereka dengan cara kita membuat kegiatan yang sederhana ini, bahkan kita juga bisa melihat antusias mereka dalam permainan yang kita buat

Education, disana kita dapat banyak sekali sejarah dan ilmu pengetahuan yang telah kita dapat di Ciptagelar dari segi kebudayaan, kepribadian orang Ciptagelar, sampai acara adat dan ritual pun kita bisa dapatkan disana, mungkin sampai sekarang banyak orang yang tidak mengetahui hal itu dan mungkin masih banyak pula orang masih mengabaikan kebudayaan yang ada di Indonesia

Quality time, di sini kita bisa bercengkrama dan bertatap muka dengan warga Ciptagelar langsung, kita bisa bertukar pikiran bagaimana cara mereka mempertahankan adat dan kebudayaan mereka yang masih kental sekali padahal disana sudah masuk zaman modern, bahkan warga disana ada yang berpendidikan samapai kejenjang Universitas dengan lulusan S1 dan sudah banyak pula anak-anak disana yang sudah menggunakan gedjet dan bahkan laptop sekaligus tetapi dengan masuknya teknologi yang modern ini tidak mengubah adat dan budaya mereka, sampai saat ini mereka masih berpegang teguh dengan adat yang sudah turun menurn dari sesepuh leluhur mereka.

Banyak sekali informasi yang sudah kita dapatkan di sana seperti ikat kepala kenapa mereka menggunkan ikat kepala bagi laki-laki, karna bagi mereka ikat kepala itu adalah kewajiban bagi mereka yang tidak bisa ditinggalkan karen ikat kepala adalah ajang menghargai ikat kepala itu mereka simbolkan sebagai kepala adat dan kepala rumah tangga bagi keluarga yang harus kita hargai dan hormati yang sudah turun menurun dan juga untuk menutup aurat bagi laki-laki, dan bagi perempuan diwajibkan menggunakan kain batik untuk bawahan untuk menutup aurat mereka.

Arti dari nama Ciptagelar yaitu diciptakkan lal diinformasikan terkait kebutuhan ekonomi dll. Namun didesa Ciptagelar ini memberikan kebebasan adanya modernisasi namun ada syarat tidak boleh terlalu mempertahkan masa modern harus amodern di desa Ciptagelar ini akan selalu mempertahankan adat budaya, dari gaya hidup sampai tekhnologi canggih, namun kesepuhan yang ada di desa ini mempertahakannya dengan mengajar dan memberi materi tentang budaya mereka agar anak-anak ini bisa paham akan adat yang sudah di tetapkan dari zaman sebelumnya, kang Upar (kesepuhan) disana mengajar anak-anak sekolah SD sampai SMP yang selalu menanamkan adat yang ada di Ciptagelar. Walaupun anak-anak yang ada didesa ini sudah banyak mengikuti zaman modern. Dari berdirinya ada Ciptagelar sudah 490 tahun yang masih murni adatnya sampai saat ini sudah sampai generasi ke 10.

Pada saat idul fitri meraka tidak seperti orang kota semestinya di desa yang berbondong-bondong mencari baju baru untuk merayakan hari besar itu, namun di desa Ciptagelar ini berbeda mereka tidak memikirkan pakaian mereka tetapi mereka merayakannya dengan masak besar lalu dibagikan kepada tetangga yang ada di Ciptagelardan bersilaturahmi karena mereka tidak pernah memikirkan pakaian tetapi mereka lebih mendahulukan tradisi.

Mereka mempunyai acara rutinitas setiap bulan yaitu acara ritual  bulan purnama, acaranya diadakan tengah malam, ibu-ibu yang ada di desa Ciptagelar semua memasak bersama di rumah abah atau sesepuh yang ada disana untuk acara ritual tersebut. Ada aneka kue yang di acara ritual tersebut yaitu kue unti, kue papais dll. Inti makanannya yaitu rujak 17 macam buah yang akan di bagikan ke warga yang ada disana saat tengah malam.

Disana juga banyak terdapat banyak kesenian separti wayang golek, angklung, dog-dog lojor dll. Dog-dog lojor ini adalah alat kesenian yang terbuat dari bambu (gendang bambu yang berukuran lebih panjang) seni ini yang sangat wajib ada ketika ada acara apapun.

Banyak sekali anak muda yang ada di desa Ciptagelar yang bekerja di kota namun, yang disarankan oleh adat di desa Ciptagelar yaitu kalau bisa di pertambangan mas semacam menggali mas karena disini banyak sekali penjual belian mas namun mereka selalu meminta segala sesuatu dengan abah atau sesepuh disana, namun ada syarat, syaratnya yaitu setiap ada pesta panen mereka harus pulang, warga yang ada di Ciptagelar ada 130 kepala keluarga yang ada di lingkungan abah saja namun setiap tahunnya bertambah sekarang sudah ada 330 kepala keluarga namun setiap atu rumah hanya dibolehkan 3 orang saja.

Pada saat ketika ada yang meninggal pada waktu melayat warga yang terkena musibah tersebut mereka bisa nyelawat selain menggunakan uang salawat mereka  juga bisa menggunakan satu ikat padi.

Sistem pertanian mereka setiap panen didiamkan terlebih dahulu sebulan setelah itu ditumbuk namun mereka membuat acara ritual atau pesta rakyat satu tahun sekali setelah panen mereka menabung padi di tempat leuwit ajaib melalui ritual upacara ngadiuken dimana setiap warga menaruh investasi 10% setiap panen dan dimusim krisis ekonomi warga boleh meminjam dari leuwit ajaib ini diganti disaat panen selanjutnya. Ciri khas desa Ciptagelar ini tidak pernah memperjual belikan nasi atau beras karena ditakutkan warga desa Ciptagelar saat tidak punya uang mereka tidak bisa makan.

 

 

DOKUMENTASI KEGIATAN

 

 

 

 

 

 

 

1.1 pembukaan kegiatan Refreshing massal (REMAS)

 

 

 

 

 

 

 

1.2 Sambutan ketua pelaksana `                                   1.3 Sambutan koordinator      PETALOGIKA

 

 

 

 

 

 

 

1.4 Sambutan ketua BEM Fakultas Psikologi

 

 

 

 

 

 

1.5 foto bersama sebelum keberngkatan ke desa Ciptagelar

 

 

 

 

 

 

1.7 Materi sejarah dan adat Ciptagelar

 

 

 

 

 

1.8 foto bersama setelah materi

 

 

 

 

 

 

1.9 Kegiatan Fun Learningbersama anak-anak                 2.0 kegiatanOutbond bersama

Ciptagelar                                                                           anak-anak Ciptagelar

 

 

 

 

 

2.1 Kegiatan Outbond                                         2.2 Makan bersama di desa Ciptagelar

 

 

 

 

 

 

2.3 Kegiatan Senam di desa Ciptagelar                             2.5 penutupan di desa Ciptagelar

 

 

 

 

 

WhatsAppShare